Yang setia pasti jelek? 

Pilihlah dia yang bersedia melakukan semua untuk menjadikan Kamu satu-satunya” by Mario Teguh 

Melihat quote dari Om MT membuat ku tersenyum. Kesetiaan, adalah “Hal super langka” di abad ini. Karena aku masih sangat percaya bahwa Ada makhluk Tuhan yang bisa menjaga kesetiaan. Aku pun tergelitik untuk menjadikan status kalimat itu di BBM (*sambil berdoa, semoga suatu saat akan bersama dengan pria seperti itu. Amin 🙏🙏🙏). 

Klinggg, pesan masuk di BBM ku tak lama setelah ku update status tersebut. 

Klo mau dapet yang setia, nikah sama cowok jelek dan miskin aja” pesan dari salah satu teman. 

Mataku langsung terbelalak setelah membacanya, 

Hhhmmmm, benarkah yang setia itu hanya laki-laki miskin dan jelek?” 

Sahabatku, 

Bukankah sudah jelas bahwa jodoh itu bukan tergantung “siapa dia” tapi “bagaimana kita”? 

Seperti kejelasan dari Allah dalam ayat Alquran An-Nur 26

“Wanita-wanita tidak baik hanya untuk laki-laki yang tidak baik, laki-laki tidak baik hanya untuk wanita-wanita yang tidak baik. Wanita-wanita yang baik hanya untuk laki-laki yang baik, laki-laki yang baik hanya untuk wanita-wanita yang baik” 

Jadi jelas, “kita” yang perlu ditanya, mau yang baik apa yang tidak baik. 

Lalu apakah kalau kita baik pasti dijamin akan menikah dengan yang baik? Banyak di kehidupan nyata wanita baik menikah dengan pria tidak baik dan sebaliknya. 

Memang, tapi kembali kita harus berfikir positif. Allah pasti punya rencana atas hal tersebut, bisa jadi wanita/laki-laki yang baik tersebut sedang diuji dan dilihat kadar keimanannya, apakah bertambah, atau berkurang karena menjadi tidak baik. Atau juga Allah menjadikan mereka “duta Allah” agar bisa merubah orang yang tidak baik tadi menjadi baik dan beriman. Allahuakbar. Hanya Allah maha tau. 

Baik apa takarannya? 

.”…….dan sebaik baiknya perhiasan dunia, adalah wanita yang sholehah” (H.R Muslim) 

Jadi bukan karena kita ramah senyum, dibilang baik, kita traktir makan dibilang baik, kita mau pergi bersama dibilang baik, dll. Tapi baik adalah yang beriman kepada Allah, dengan beriman, maka timbul ketakutan berbuat dosa, mampu menjaga pandangan, lisan, pendengaran, hati, kehormatan, dan semua menjadikan sebagai pribadi yang baik kepada Allah, Alam, makhluk hidup, dan sesama manusia. 

Maka apa salahnya kita tingkatkan kadar keimanan agar Allah menjadikan pendamping yang setia selagi baik tak lagi menjadi angan. Melainkan hal yang diperkenankan. 😊. 

Adakah yang setia itu? Insyaallah ada.😊.  Karena pribadi beriman yang takut pada Tuhan, keburukan (ketidaksetiaan) bukan hal yang diinginkan. 

Kita menikah dengan melihat empat hal. 

1. Hartanya

2. Wajahnya

3. Kedudukannya

4. Agamanya 

 pilihlah yang baik dalam agamanya, maka kita akan memiliki semuanya (keempatnya). H.R muslim

Soooooo, tidak ada hubungannya sama WA-JA-H. Karena mau miskin, mau kaya, yang berbicara adalah akhlak. Banyak orang jelek tidak setia, banyak orang tampan tidak setia, banyak orang kaya tidak setia, banyak orang miskin tidak setia. –be wise– 😊

Semoga Allah menganugerahkan kita jodoh yang menjadikan kita satu-satunya. Amin🙏🙏🙏🙏

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s